Pemberdayaan Masyarakat Adat

Pemberdayaan Masyarakat Adat

Economy and education in 3T regions describe an opposite description toward metropolitan regions in Indonesia and needs special attention to grow balancely with other regions. MbangunDeso initiates to improve economy and education sectors in that region based social Enterpreneurship with blowing up local heritage. We empower indigenous people’s in southwest sumba to improve the productivites of traditional area. MbangunDeso Grow Up Together.

Gerakan Donasi 1000 Buku

Gerakan Donasi 1000 Buku

Salam Hangat Kami dari tapal Batas NKRI

Kami komunitas MbangunDeso bersama dengan SM3T melakukan galang dana untuk anak anak sekolah di daerah 3T Sumba Barat daya. Kami menerima donasi dalam bentuk buku, sepatu, dan perlegkapan sekolah . Rata rata siswa didaerah 3T tidak memilki sepatu tas dan sragam dan sarana prasarana pendukung belajar yang layak.  Ayo Bantu pendidikan daerah 3T. Pendidikan merupakan salah satu cara untuk membentuk generasi muda yang berkwalitas untuk Indoneisa yang lebih baik. donasi dapat dialurkan melalui https://m.kitabisa.com/bantudaerah3T atau untuk barang dapat dipaketkan ke alamat berikut YAYASAN SANG PENEBUS SMK PANCASILA TAMBOLAKA. Jl Tambolaka, Ds. Radamata, Kec. tambolaka-Kab.Sumba Barat Daya-NTT 87254 ( a.n Miftahudin giru sm3t untuk nur amin)

Join bersama kami melalui MbangunDeso.com. Cek info lebih lanjut untuk joint bersama MbangunDeso.Com ataupun dalam penyaluran bantuin di “Joint Pengabdian”

Menyapa Tanah Marapu Sumba

Menyapa Tanah Marapu Sumba

Pendidikan dan perekonomian daerah 3T (tertinggal, terluar dan terdepan)  menggambarkan potret yang berlawanan dengan kemajuan berbagai daerah metropolitan di Indonesia. Daerah ini memerlukan perhatian khusus untuk tumbuh setara dengan daerah lain.  Hal tersebut mendorong sekelompok anak muda yang tergabung dalam Gerakan MbangunDeso untuk ikut serta andil berpartisispasi dalam serangkaian pengabdian yang dilakasnakan di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 7-10 Juli 2017.

Kegiatan yang dilakukan meliputi Gerakan Literasi, Kelas Inspirasi, penyaluran 2000 buku, alat tulis, seragam sekolah di beberapa Sekolah Dasar (SD) dan Kampung Adat di Sumba Barat Daya. Selain itu, kami juga melakukan sosialisasi terkait Human Traficking dan pengelolaan wisata “Ecotourism”. Tema ini dipilih karena Sumba, dikenal sebagai salah satu pulau darurat perdagangan manusia dan sebagai salah satu pulau yang sangat terkenal dengan keindahan pariwisatanya.  Kegiatan ini sukses diselenggarakan atas kerjasama Gerakan MbangunDeso dengan Aksi NTT, J-RUK Sumba, SM3T Unnes dan Buku untuk NTT.

Kegiatan ini akan terus berlanjut dengan menyasar daerah 3T lain di Indonesia. Harapannya dengan diadakannya kegiatan pengabdian seperti ini akan menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan berbagai kearifan lokal daerah kepada masyarakat luas, meningkatkan rasa nasionalisme untuk bersama-sama bahu membahu untuk menciptakan kesetaraan di Indonesia