Menyapa Tanah Marapu Sumba

Menyapa Tanah Marapu Sumba

Pendidikan dan perekonomian daerah 3T (tertinggal, terluar dan terdepan)  menggambarkan potret yang berlawanan dengan kemajuan berbagai daerah metropolitan di Indonesia. Daerah ini memerlukan perhatian khusus untuk tumbuh setara dengan daerah lain.  Hal tersebut mendorong sekelompok anak muda yang tergabung dalam Gerakan MbangunDeso untuk ikut serta andil berpartisispasi dalam serangkaian pengabdian yang dilakasnakan di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 7-10 Juli 2017.

Kegiatan yang dilakukan meliputi Gerakan Literasi, Kelas Inspirasi, penyaluran 2000 buku, alat tulis, seragam sekolah di beberapa Sekolah Dasar (SD) dan Kampung Adat di Sumba Barat Daya. Selain itu, kami juga melakukan sosialisasi terkait Human Traficking dan pengelolaan wisata “Ecotourism”. Tema ini dipilih karena Sumba, dikenal sebagai salah satu pulau darurat perdagangan manusia dan sebagai salah satu pulau yang sangat terkenal dengan keindahan pariwisatanya.  Kegiatan ini sukses diselenggarakan atas kerjasama Gerakan MbangunDeso dengan Aksi NTT, J-RUK Sumba, SM3T Unnes dan Buku untuk NTT.

Kegiatan ini akan terus berlanjut dengan menyasar daerah 3T lain di Indonesia. Harapannya dengan diadakannya kegiatan pengabdian seperti ini akan menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan berbagai kearifan lokal daerah kepada masyarakat luas, meningkatkan rasa nasionalisme untuk bersama-sama bahu membahu untuk menciptakan kesetaraan di Indonesia