Oleh: Fatma Afyatul Imaniar

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dizaman sekarang ini menjadi seorang pengusaha tidak harus berlatar belakang pendidikan bisnis atau wirausaha. Bahkan hanya bermodalkan hobi saja seseorang dapat menjadi wirausaha. Hal ini dikarenakan sulitnya mencari pekerjaan ditengah keadaan ekonomi yang semakin sulit dari tahun ke tahun. Untuk itulah banyak orang memilih untuk membuka usahanya sendiri
sehingga menyebabkan tingginya persaingan dalam usaha.

Supaya usahanya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dalam mengikuti perkembangan zaman, maka wirausaha tersebut harus dapat mengantisipasi perkembangan ekonomi yang semakin kompetitif dengan melakukan strategi yang tepat agar tidak tersisih dengan pesaing. Selain itu wirausaha juga harus dapat mengantisipasi kecenderungan ekonomi di masa mendatang dan harus dapat bersaing dengan wirausaha lain yang bergerak dibidang yang sama. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan kemajuan usahanya.

Dari berbagai usaha yang ada disekitar, terdapat salah satu usaha yang unik dan tergolong berbeda dari yang lainnya. Usaha tersebut berupa sebuah produk kopi yang terbuat dari buah mangrove. Seperti yang kita tahu bahwa tanaman mangrove hanyalah tanaman yang hidup dipesisir dan berguna untuk mencegah terjadinya abrasi.

Ternyata dibalik kegunaan tersebut masih banyak sekali manfaat dari tanaman mangrove ini yang salah satunya dijadikan sebuah produk kopi. Ditangan-tangan orang kreatif para anak desa, buah mangrove ini diolah sedemikian rupa dan dijadikan sebuah produk kopi yang bernama Kopi Mangrove Segara. Menariknya kopi karya anak desa ini tidak hanya dipasarkan secara nasional saja, melainkan mampu menembus pasar internasional. Untuk itulah penulis tertarik untuk menggali lebih dalam tentang Kopi Mangrove Segara ini dan menggambil judul “Laporan Hasil Observasi Penjualan Kopi Mangrove Segara Di Kalidawir, Tulungagung”.

B. Tujuan Penulisan
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah penulis ingin mengetahui
bagaimana perjalanan seorang Ikbar Sallim Al Asyari hingga mampu
menciptakan sebuah produk bernama Kopi Mangrove Segara dan
pemasarannya mampu menembus pasar internasional. Selain itu juga penulis
ingin mengetahui modal atau motivasi apa yang harus pengelola miliki untuk
dapat mendirikan usaha tersebut.

C. Metode Penelitian
Dalam penelitian ini penulis menggunakan dua metode, yaitu wawancara
dan observasi. Pada sistem wawancara penulis menggunakan media online
(zoom), dikarenakan narasaumber sedang menyelesaikan studi di luar negeri.
Sedangkan untuk observasi penulis langsung terjun ke lapangan untuk
melihat proses pengolahan dan pengemasan produk.

BAB II
LAPORAN HASIL OBSERVASI

A. Profil Usaha
Jenis Usaha : Kopi Mangrove Segara
Nama Pemilik : Ikbar Sallim Al Asyari
Tempat Usaha : Desa Karangtalun, Kec. Kalidawir, Kabupaten
Tulungagung, Jawa Timur
Tahun Berdiri : 2016
Kegiatan : Meracik dan memproduksi kopi mangrove sampai dengan
pengemasan

B. Latar Belakang Usaha
Kopi mangrove segara adalah salah satu produk karya dari pemuda desa yang berada dibawah naungan PT Karya Anak Desa yang dipimpin oleh Ikbar Sallim Al Asyari.

Pada tahun 2016 para Komunitas Pelestari Mangrove (KPM) Segara menciptakan sebuah produk baru dikalangan masyarakat yaitu Kopi Mangrove Segara.

Semua berawal dari tempat tinggal Ikbar yang berada dipesisir pantai selatan Tulungagung. Yang mana seperti yang kita ketahui bahwa dipesisir pantai terdapat begitu banyak sekali tanaman mangrove. Dikarenakan kurangnya edukasi tentang pelestarian tanaman mangrove, masyarakat sekitar malah menebang tanaman tersebut karena mereka merasa tanaman tersebut tidak ada manfaat dari segi ekonomi, sehingga mereka memilih menebang dan menjadikannya kayu.

Akibat dari penebangan tersebut kawasan sekitar pesisir di terjang banjir dan gelombang besar. Oleh karena itu, Ikbar bersama KPM Segara berpikir untuk bagaimana menjadikan masyarakat itu terbuka untuk sama-sama melestarikan mangrove ini.

Agar masyarakat dapat diuntungkan dari segi ekonomi dengan tanaman mangrove ini akhirnya Ikbar dan komunitasnya menerapkan konsep eco sociopreneur, yang mana mereka mengonversikan tanaman mangrove menjadi sebuah produk kopi yang diberi nama Kopi Mangrove Segara.

 

C. Riwayat Perjalanan Usaha
Dalam menjalankan sebuah usaha tidak ada yang namanya gampang, pasti ada lika likunya tersendiri. Ikbar merasakan perjalanan usaha Kopi Mangrove Segara di dua tahun pertama itu sangatlah berat karena penjulanan yang belum stabil.

Namun pada tahun awal pula melalui Konsulat Jendral Amerika Surabaya, Kopi Mangrove Segara mendapat kunjungan dari orang Amerika hingga akhirnya Ikbar berkesempatan untuk mempresentasikan karyanya itu ke negara tersebut. Selain di Amerika Ikbar juga berkesempatan
mempresentasikan produknya tersebut ke Singapura, Vietnam, Kamboja, Filipina, Belanda, dan Austria.

Setelah perjuangannya mempromosikan produknya akhirnya pada tahun 2018 dapat menemukan kriteria pasarnya hingga menyebabkan penjualan mengalami kenaikan. Dan pada 2019 sebelum covid-19 masuk ke Indonesia, Kopi Mangrove Segara ini berada di puncak penjualan hingga mampu menggasilkan omset 5-6 jt perhari. Bahkan saat bulan-bulan awal covid masuk Indonesia dan di saat usaha-usaha lain mengalami down, usaha Kopi Mangrove ini masih mampu berjalan stabil.

Hingga akhirnya pada awal tahun 2021 penjualan mengalami penurunan drastis, hingga membuat Ikbar harus evaluasi total, terutama dibidang marketing agar usaha ini dapat bangkit kembali. Solusi yang diambil ikbar untuk permasalahannya tersebut adalah mencoba mempromosikan produknya melalui website dalam bentuk artikel. Dan benar saja, saat ini penjulan sudah mulai merangkak naik kembali.

D. Sumber Daya Manusia
Dalam usaha kopi mangrove segara ini juga melibatkan beberapa peran masyarakat di dalamnya. Dulu waktu awal mula kopi ini berdiri memiliki kurang lebih 8 orang anggota, yang mana seluruhnya adalah para pemuda desa sekitar.

Namun sekarang sudah berbeda, karena kesibukannya masing-masing akhirnya sekarang Ikbar hanya memiliki 2 karyawan yang bekerja di showroomnya bagain pengemasan dan pendistribusian yang dilakukan setiap hari, kecuali hari libur pada pukul 08.00-14.00. Sedangkan untuk pemetikan dan pemanenan buah mangrove itu melibatkan warga sekitar pesisir, yang mana sistemnya mereka memanen kemudian menjualnya kepada Ikbar.

 

E. Sistem Pemasaran
Sistem pemasaran dari kopi mangrove segara ini adalah melalui media online, yaitu shopee, tokopedia, bukalapak, whatsapp dan website. Selain itu kopi mangrove ini juga menerima orang-orang yang mau bergabung menjadi reseller, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

F. Proses Produksi
Bahan-bahan:
a. Buah mangrove
b. Cabe jawa
c. Gula aren
d. Jahe

Proses pembuatan:
1. Pilih mangrove jenis rhizopora mucronata
2. Ambil umbian warna coklat kehitaman, buang bijinya dan potong tipistipis daging buahnya
3. Cuci potongan tersebut untuk menghilangkan getah
4. Jemur 2-3 hari
5. Sangrai dengan api sedang sampai aroma kopinya tercium kira kira 40
menit
6. Giling dan campur dengan cabe jawa, gula aren, dan jahe
7. Kemas dalam wadah dengan berat 150 gr.

Manfaat Kopi Mangrove Segara:
a. Dapat mengobati diare
b. Menjaga daya tahan tubuh
c. Menyeimbangkan hormon dalam tubuh
d. Menjaga kesuburan
e. Dapat menambah stamina pria dewasa

 

Tips Memulai Bisnis Versi Ikbar:
1. Jalanin aja dulu, jangan terlalu banyak berpikir A, B, C
2. Tidak usah bingung masalah modal, yang pinting kita bergerak dulu
3. Usahakan punya mentor yang bisa menuntun bisnis tersebut

 

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Setiap usaha yang dilakukan pasti berawal dari sebuah ide atau pemikiran. Ide tersebut bisa didapatkan dari melihat keadaan di sekeliling, mendengar, dan merasakan. Untuk mendapatkan sebuah ide usaha hendaklah mempunyai keinginan untuk menemukan dan mencari penyelesaiaan yang berbeda dari suatu masalah dalam mencapai tujuan yang sama, agar ide usaha tersebut dapat diterima oleh masyarakat.

Hal inilah yang diterapkan oleh Ikbar Sallim Al Asyari, seorang pemuda desa yang mau mencoba hal baru dan memanfaatkan permasalahan yang ada disekitarnya, kemudian dijadikan sebuah bisnis yang menguntungkan banyak pihak. Berawal dari keprihatinan terhadap lingkungan sekitar yang berujung menghasilkan sebuah bisnis dan mampu membantu perekonomian masyarakat sekitar.

Kopi Mangrove Segara adalah sebuah produk ciptaan Ikbar yang berhasil menembus pasar dan mampu membuka peluang jasa bagi orang disekitarnya. Setelah melakukan observasi penulis menyimpulkan bahwa menjadi seorang wirausahawan itu bukan tentang berapa banyak uang yang telah kamu hasilkan, melainkan berapa banyak ide yang telah kamu keluarkan dan seberapa bermanfaatnya usahamu untuk oarng disekitarmu.

 

B. Saran
Salah satu sikap yang harus dimiliki seorang mahasiswa adalah doers yang berarti segera melakukan action, apabila sekali menetapkan langkah sesegera mungkin dijalankan. Hal ini juga sama artinya dengan inisiatif yaitu segera memulai langkah kerja dan jangan membuang waktu terlalu banyak.

Selain itu juga harus menamamkan berpikir kreatif yang berarti adanya keinginan untuk menemukan dan mencari penyelesaian yang berbeda dari suatu masalah untuk mencapai tujuan yang sama.